Arab Saudi Bangun AlUla Manara, Destinasi Wisata Astronomi Futuristik di Bawah Langit Tergelap Dunia

AlUla Manara. Foto: Arabnews
AlUla Manara. Foto: Arabnews

Oase.id - Arab Saudi kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata kelas dunia dengan memperkenalkan desain AlUla Manara, pusat astronomi dan astrowisata futuristik yang akan dibangun di kawasan AlUla. Proyek ambisius ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menjelajahi alam semesta melalui perpaduan sains, teknologi, edukasi, dan pariwisata.

Berlokasi di kawasan Dark Sky Park terbesar ketiga di dunia, AlUla Manara akan berdiri di antara Cagar Alam Gharameel dan Harrat Uwayrid, wilayah yang dikenal memiliki salah satu langit malam paling gelap dan paling jernih di planet ini. Kondisi tersebut menjadikannya lokasi ideal untuk observasi bintang sekaligus penelitian astronomi.

Desain Terinspirasi Galaksi dan Tata Surya

Bangunan AlUla Manara dirancang oleh Heatherwick Studio, firma arsitektur ternama yang sebelumnya menggarap proyek ikonik seperti Little Island di New York, Azabudai Hills di Tokyo, dan Coal Drops Yard di London.

Desainnya mengambil inspirasi dari pola spiral yang banyak ditemukan di alam semesta, mulai dari galaksi, cincin planet, gugusan bintang, hingga bentuk fosil, cangkang, dan tumbuhan.

Bagian luar bangunan menggunakan lapisan batu bertekstur yang menyatu dengan lanskap pegunungan batu pasir AlUla, kawasan yang juga merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Sistem arsitekturnya dilengkapi teknologi peneduh alami untuk mengurangi panas pada siang hari sekaligus menjaga kualitas langit gelap pada malam hari.

Lebih dari Sekadar Observatorium

Tidak seperti observatorium konvensional, AlUla Manara dirancang sebagai pusat pengalaman astronomi yang interaktif.

Pengunjung nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas modern, seperti:

  • Planetarium berteknologi tinggi.

  • Galeri dan pameran astronomi interaktif.

  • Pusat edukasi sains.

  • Restoran dengan panorama langit malam.

  • Dek observasi di atap bangunan.

Area penelitian astronomi yang memungkinkan pengunjung menyaksikan riset ilmiah berlangsung secara langsung.

Konsep tersebut memungkinkan wisatawan, peneliti, hingga pecinta astronomi merasakan pengalaman belajar yang imersif sekaligus melihat aktivitas penelitian antariksa secara nyata.

Warisan Langit Malam yang Dijaga

Royal Commission for AlUla (RCU) menegaskan proyek ini tidak hanya bertujuan mengembangkan sektor pariwisata, tetapi juga melestarikan warisan budaya masyarakat AlUla yang sejak ribuan tahun lalu menggunakan bintang sebagai penunjuk arah bagi para pedagang dan penjelajah gurun.

Wakil Presiden Wildlife and Natural Heritage RCU, Naif Al-Malik, mengatakan langit malam AlUla merupakan salah satu aset alam paling berharga yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

Karena itu, proyek ini menerapkan berbagai kebijakan konservasi, termasuk pengendalian pencahayaan, zonasi kawasan, hingga standar pengelolaan wisata untuk menjaga kualitas langit malam tetap bebas dari polusi cahaya.

Dorong Arab Saudi Jadi Pusat Astrowisata Dunia

Pembangunan AlUla Manara menjadi bagian dari strategi Saudi Vision 2030 yang mendorong diversifikasi ekonomi melalui pengembangan sektor pariwisata, penelitian ilmiah, inovasi, dan keberlanjutan.

Royal Commission for AlUla menilai proyek ini akan memperkuat posisi Arab Saudi sebagai salah satu destinasi astronomi terdepan di dunia, sekaligus membuka babak baru bagi perkembangan astrowisata global.

Chief Tourism Officer RCU, Phillip Jones, mengatakan selama ribuan tahun langit malam AlUla telah menjadi sumber inspirasi dan penunjuk jalan bagi berbagai peradaban.

"AlUla Manara akan menghubungkan warisan tersebut dengan masa depan eksplorasi antariksa. Kami berharap tempat ini menjadi ikon baru AlUla, sebagaimana Maraya telah dikenal dunia sebagai simbol arsitektur dan budaya," ujarnya.

Selain memperkaya pengalaman wisata berbasis sejarah dan arkeologi, AlUla Manara juga diharapkan menarik minat wisatawan premium, peneliti, astronom, hingga generasi muda yang ingin mengenal lebih dekat keajaiban alam semesta melalui pengalaman belajar yang inovatif. (arabnews)


(ACF)