KH Din Syamsuddin: Dahulukan Keselamatan ketimbang Kemaslahatan

Sobih AW Adnan - Fatwa dan Pendapat Ulama 20/03/2020
Photo by Agung Rajasa from Antara
Photo by Agung Rajasa from Antara

Oase.id- Cendekiawan Muslim Prof.Dr.KH Din Syamsuddin mendukung penuh peniadaan salat Jumat untuk sementara waktu. Hal itu, demi turut membantu menghalau laju persebaran virus Covid-19 yang sedang mengancam dunia, termasuk Indonesia.  

"Untuk sementara waktu, agar salat berjemaah, termasuk salat Jumat di masjid, diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing," imbau Din melalui pesan video yang diterima Oase.id pada Jumat, 20 Maret 2020.

Baca: Ini 5 Poin Penting Fatwa MUI tentang Korona

 

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu beralasan, Indonesia sedang dalam keadaan darurat. Dan kadar kedaruratan itu mengacu petunjuk pemerintah dan didukung pendapat para ulama. 

"Berdasarkan pendalaman Al-Qur'an, hadis, dan petunjuk para ulama, kita sudah mengenal prisip bahwa menghindari kemudaratan lebih penting dikedepankan ketimbang mengutamakan kemaslahatan," jelas Din.

 

Din menguatkan, inilah tujuan syariat Islam. Yakni, hifdzun nafs, atau menjaga diri.

"Mendahulukan keselamatan lebih penting dibanding mendirikan kemaslahatan," ujar dia.

 

Baca: Aa Gym Imbau Masyarakat Salat di Rumah dan Taat Anjuran Pemerintah

 

Selain itu, Prof Din juga mengimbau agar masyarakat mulai membiasakan diri untuk membersihkan diri dan lingkungan. Ditambah pula dengan memperbanyak doa dan bermunajat untuk memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah Swt. 

"Biasakan mencuci tangan dan membasuh muka, terutama lewat wudu. Yang lebih penting, berdoa dan bermunajat memohon pertolongan dari Allah Swt agar kita dibebaskan dari wabah korona," kata dia. 


(SBH)