Tersembunyi di Kaki Tebing 200 Meter, Masjid dan Makam Misterius Ini Jadi Magnet Wisata Balkan

N Zaid - Travel 10/06/2026
Pemandangan umum Blagaj Tekke dekat Mostar, Bosnia-Herzegovina, 15 Mei 2026. (Foto AA)
Pemandangan umum Blagaj Tekke dekat Mostar, Bosnia-Herzegovina, 15 Mei 2026. (Foto AA)

Oase.id - Di kaki tebing batu setinggi hampir 200 meter yang menjulang megah di Bosnia-Herzegovina, berdiri sebuah bangunan bersejarah yang telah menjadi simbol spiritual dan budaya Balkan selama berabad-abad. Tempat itu adalah Blagaj Tekke, sebuah kompleks darwis berusia sekitar 600 tahun yang memadukan warisan Islam Ottoman dengan keindahan alam yang memukau.

Terletak sekitar 15 kilometer dari kota Mostar, Blagaj Tekke berdiri tepat di sumber Sungai Buna, tempat air berwarna pirus mengalir deras keluar dari mata air karst yang muncul dari celah bebatuan raksasa. Pemandangan dramatis tersebut menjadikan lokasi ini sebagai salah satu destinasi wisata paling terkenal di Bosnia-Herzegovina.

Suara gemuruh air sungai yang berpadu dengan suasana pegunungan menciptakan ketenangan yang membuat tempat ini tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga para peziarah dan pencari ketenangan spiritual dari berbagai negara.

Dikenal pula sebagai Alperenler Tekke, kompleks ini merupakan peninggalan penting tradisi tasawuf yang dibawa para darwis dari Anatolia ke kawasan Balkan pada masa Kesultanan Ottoman.

Sejarawan meyakini Blagaj Tekke didirikan sekitar enam abad lalu oleh kelompok darwis yang datang dari Anatolia. Lokasinya yang berada di bawah tebing curam dan tepat di sumber sungai membuat tempat ini sejak lama dikenal sebagai pusat perenungan, ibadah, dan pengasingan diri.

Makam Misterius Sarı Saltuk

Salah satu bagian paling menarik dari kompleks ini adalah makam yang dikaitkan dengan Sarı Saltuk, tokoh legendaris yang hingga kini masih diselimuti misteri dalam sejarah dan folklor Balkan.

Di dalam bangunan terdapat makam yang ditandai dengan sorban hijau, simbol penghormatan bagi tokoh agama yang dihormati masyarakat setempat.

Menurut berbagai riwayat, Sarı Saltuk merupakan murid dari Haji Bektash Veli dan termasuk kelompok darwis awal yang dikirim dari Anatolia ke Balkan pada abad ke-13 untuk menyebarkan ajaran Islam.

Legenda menyebutkan bahwa sebelum wafat, Sarı Saltuk meminta agar beberapa peti jenazah ditempatkan di lokasi berbeda untuk menyembunyikan tempat peristirahatan terakhirnya. Karena itulah, sejumlah wilayah di Balkan mengklaim memiliki makamnya, meskipun Blagaj dianggap sebagai salah satu lokasi paling penting yang terkait dengan sosok tersebut.

Pusat Dakwah Islam Era Ottoman

Pada masa Kekaisaran Ottoman, tekke atau rumah darwis memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di kawasan Balkan. Selain menjadi pusat pendidikan dan kegiatan spiritual, tempat-tempat tersebut juga berfungsi sebagai persinggahan bagi para musafir yang melakukan perjalanan jauh.

Catatan sejarah menunjukkan para darwis telah hadir di kawasan Balkan bahkan sebelum struktur pemerintahan dan militer Ottoman berkembang secara penuh.

Bangunan Blagaj Tekke sendiri menampilkan ciri khas arsitektur Ottoman klasik dengan dinding putih, elemen kayu tradisional, serta atap lebar yang khas.

Ruang ibadah di dalam kompleks memiliki ornamen bergaya Barok Turki yang unik dan dianggap sebagai salah satu contoh terbaik yang masih bertahan di Bosnia-Herzegovina.

Kompleks ini juga dilengkapi pemandian kuno dengan sistem pemanas bawah lantai serta kubah berlubang berbentuk bintang yang memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam ruangan.

Masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO

Keberadaan Blagaj Tekke telah tercatat dalam berbagai sumber sejarah. Salah satu catatan tertua berasal dari penjelajah Ottoman terkenal, Evliya Çelebi, yang menggambarkan tempat tersebut sebagai pusat ilmu pengetahuan dan kehidupan spiritual yang penting pada masanya.

Kawasan Blagaj hingga kini masih mempertahankan banyak peninggalan abad pertengahan dan era Ottoman, menjadikannya salah satu wilayah dengan lapisan sejarah paling kaya di Bosnia-Herzegovina.

Pengakuan internasional datang pada 2007 ketika lanskap budaya Blagaj dan sekitarnya masuk dalam daftar tentatif Situs Warisan Dunia UNESCO.

Tak jauh dari kompleks tersebut juga berdiri masjid bersejarah yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suleiman Agung, yang dikenal sebagai salah satu bangunan berkubah tertua di kawasan itu.

Kini, Blagaj Tekke menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Bosnia-Herzegovina. Ratusan ribu wisatawan datang setiap tahun untuk menyaksikan perpaduan menakjubkan antara sejarah Islam, arsitektur Ottoman, legenda kuno, dan panorama alam spektakuler di sumber Sungai Buna. (AA)


(ACF)
TAGs: Travel