6 Macam Salat Sunah Rawatib yang Dapat Menyempurnakan Kekurangan Salat Fardu

Siti Mahmudah - Yoga Permana Dwi Putranto Salat 31/03/2021
Gambar oleh Sharon Ang dari Pixabay
Gambar oleh Sharon Ang dari Pixabay

Oase.id - Salat adalah ibadah badan setelah mengucapkan 2 kalimat syahadat. Salat dibagi menjadi 2 macam, yakni salat fardu dan salat sunah. Salat fardu adalah salat paling utama, sementara salat sunah adalah paling utama di antara perbuatan sunah lainnya.

Sunah di sini bisa diistilahkan, perbuatan yang kalau dikerjakan mendapat pahala, jika tidak pun tidak apa-apa, tidak mendapat dosa.

Adapun salat sunah rawatib yang tidak disunahkan berjamaah berdasarkan Sunan Abi Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi yaitu sebagai berikut:

1. 4 rakaat sebelum Asar
2. 4 rakaat sebelum salat Zuhur dan 4 rakaat sesudahnya
3. 2 rakaat sesudah salat Magrib
4. 2 rakaat sesudah salat Isya
5. 2 rakaat sebelum saat Subuh
6. Dua rakaat sebelum salat Isya

Diriwayatkan dalam hadits Imam Muslim, hendaknya disunahkan memperpendek bacaan di setiap rakaatnya. Surah yang dibaca cukup Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.

Halnya dalam kitab Fathul Mu’in, disarankan untuk membaca surah Al-Insyirah dan Al-Fiil. Nabi Muhammad , bersabda:

“Barangsiapa membiasakan salat dengan  membaca kedua surah tersebut, maka hilanglah penyakit wasirnya.”

Selain itu, Rasul juga menyarankan agar pada rakaat pertama membaca surah Al-Insyirah dan Al-Kafirun. Sedangkan, rakaat kedua membaca surah Al-Fil dan Al-Ikhlas. Hal tersebut berdasarkan Imam Nawawi.

Keistimewaan daripada salat sunah rawatib menurut Imam Ibnu Khuzaimah, bahwa salat sunah rawatib ini merupakan pahala fardu melebihi 70 kali pahala sunah.

Juga, salat sunah yang dapat menyempurnakan kekurangan-kekurangan di dalam mengerjakan salat fardu. Bahkan, agar di akhirat kelak bisa mengganti kedudukan fardu yang ditinggalkan akibat lupa atau ada uzur.

Sumber: Disarikan dari keterangan dalam Fathul Mu’in karya Ahmad Zainuddin Alfannani


(ACF)
TAGs: Salat