Doa Ini Membuat Syeitan Takut Mengganggu Kita

N Zaid - Doa Mengusir Setan dan Jin 11/03/2026
Doa Ini Membuat Syeitan Takut Mengganggu Kita. Ilustrasi: Pixabay
Doa Ini Membuat Syeitan Takut Mengganggu Kita. Ilustrasi: Pixabay

Oase.id - Di antara amalan yang diajarkan dalam Islam untuk melindungi diri dari gangguan setan adalah membaca Ayat Kursi. Ayat yang terdapat dalam Al-Qur'an ini dikenal sebagai salah satu ayat paling agung dan memiliki keutamaan besar, termasuk sebagai perlindungan dari gangguan makhluk jahat.

Kisah tentang keutamaan Ayat Kursi ini juga diriwayatkan dalam hadis sahih yang berkaitan dengan sahabat Nabi, Abu Hurairah.

Kisah Abu Hurairah Menjaga Gudang Zakat

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Sahih Bukhari, diceritakan bahwa suatu malam Abu Hurairah ditugaskan oleh Nabi Muhammad untuk menjaga gudang penyimpanan harta zakat.

Pada malam pertama, Abu Hurairah mendapati seseorang datang mencuri makanan dari gudang tersebut. Ia segera menangkap orang itu.

Namun pencuri tersebut memohon agar dilepaskan dengan alasan memiliki keluarga yang sangat miskin dan membutuhkan makanan. Karena iba, Abu Hurairah akhirnya melepaskannya.

Ketika pagi hari, Nabi Muhammad bertanya kepada Abu Hurairah tentang apa yang terjadi malam sebelumnya.

Rasulullah berkata,
"Wahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?"

Abu Hurairah menjelaskan bahwa orang tersebut mengaku miskin sehingga ia melepaskannya.

Namun Nabi bersabda,
"Sesungguhnya dia telah berbohong kepadamu dan dia akan kembali lagi."

Pencuri Itu Ternyata Setan

Benar saja, pada malam berikutnya pencuri tersebut kembali datang. Abu Hurairah kembali menangkapnya, namun lagi-lagi ia memohon agar dilepaskan. Hal yang sama terjadi hingga malam ketiga.

Ketika tertangkap untuk ketiga kalinya, pencuri itu berkata kepada Abu Hurairah bahwa ia akan mengajarkan sesuatu yang sangat bermanfaat.

Ia berkata:

"Jika engkau hendak tidur, bacalah Ayat Kursi dari awal hingga akhir. Maka Allah akan mengirimkan penjaga untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi."

Setelah itu Abu Hurairah kembali melepaskannya.

Ketika pagi hari ia menceritakan hal tersebut kepada Nabi Muhammad. Rasulullah kemudian bersabda:

"Dia telah berkata benar kepadamu, padahal dia adalah pendusta. Tahukah kamu siapa dia?"

Abu Hurairah menjawab tidak tahu. Rasulullah pun menjelaskan bahwa pencuri tersebut adalah setan.

Ayat Kursi sebagai Perlindungan dari Setan

Ayat Kursi sendiri terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 255. Isinya menegaskan tentang keagungan dan kekuasaan Allah yang meliputi seluruh alam.

Berikut bacaan Ayat Kursi:

Allahu la ilaha illa huwa al-hayyul qayyum, la ta'khudzuhu sinatun wa la naum.
Lahu ma fis-samawati wa ma fil-ard.
Man dzalladzi yasyfa'u 'indahu illa bi idznih.
Ya'lamu ma baina aydihim wa ma khalfahum, wa la yuhithuna bisyai'in min 'ilmihi illa bima sya'a.
Wasi'a kursiyyuhus samawati wal ard, wa la ya'uduhu hifzhuhuma wa huwal 'aliyyul 'azhim.

Artinya:

Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya.
Dia tidak mengantuk dan tidak tidur.
Milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.
Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.
Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka.
Mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki.
Kursi-Nya meliputi langit dan bumi, dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya.
Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Amalan Sebelum Tidur

Dari kisah Abu Hurairah tersebut, para ulama menjelaskan bahwa membaca Ayat Kursi sebelum tidur merupakan amalan yang sangat dianjurkan.

Dengan izin Allah, orang yang membacanya akan mendapat penjagaan sehingga setan tidak berani mendekat hingga pagi hari.


(ACF)