Destinasi Alternatif di Istanbul: 5 Spot Camping di Turki yang Bikin Betah

N Zaid - Turki 30/08/2025
Camping di Turki. Foto: Dailysabah
Camping di Turki. Foto: Dailysabah

Oase.id - Musim panas di Istanbul bisa terasa begitu sesak. Panas, padat, dan penuh dengan hiruk pikuk kota besar. Tapi kabar baiknya, hanya dalam perjalanan beberapa jam saja, Anda bisa menemukan alam yang masih perawan, udara segar, dan ketenangan yang kontras dengan bisingnya metropolitan. Ya camping di Turki adalah cara terbaik untuk menikmatinya.

Bermalam di bawah langit berbintang, bangun dengan suara alam, dan sejenak lupa pada layar ponsel. Apalagi, ada banyak lokasi seru yang bisa dijangkau dengan mudah dari Istanbul jika ingin menikmati sensasi camping di Turki. Yuk, kita intip satu per satu.

1. Sahilköy, Şile – Camping Nyaman di Pinggir Laut Hitam

Fasilitas: Toilet, kamar mandi, restoran, akses pantai, penyewaan tenda & bungalow.

Bagi pemula yang ingin mencoba camping tanpa ribet, Sahil Kamp Istanbul adalah pilihan tepat. Lokasinya ada di pesisir Laut Hitam, sekitar 2 jam dari pusat kota. Jika tak punya tenda, Anda bisa menyewa di lokasi atau memilih bungalow yang nyaman.

Bayangkan: setelah mendirikan tenda di bawah pepohonan pinus, Anda bisa langsung berlari ke pantai, berenang di Laut Hitam, atau sekadar berjemur santai. Malam harinya, gantungkan hammock dan nikmati semilir angin sambil menatap bintang.

2. Sülüklügöl, Bolu – Danau Berkabut dengan Simfoni Katak

Fasilitas: Toilet, tempat sampah, kantor pendaftaran, penjual kayu bakar.

Jika Anda mencari suasana lebih alami, Sülüklügöl di Bolu adalah surga kecil yang tersembunyi. Danau yang dikelilingi bukit hijau ini menawarkan pemandangan bak negeri dongeng. Saat senja, kabut tipis turun menyelimuti permukaan air, menghadirkan suasana magis yang tak mudah dilupakan.

Selain danau, kawasan ini punya lebih dari 400 spesies tumbuhan dan jalur pendakian yang siap dijelajahi. Tapi siapkan lotion anti-nyamuk, ya—di balik pesonanya, hutan di sini juga rumah bagi para penghisap darah kecil itu.

3. Dataran Tinggi Soğucak, Sakarya – Padang Rumput untuk Main dan Menatap Bintang

Kelebihan: Gratis, tersedia jamban, cocok untuk keluarga.

Soğucak Yaylası adalah tempat yang ramah keluarga. Hamparan rumput luasnya jadi arena sempurna untuk main bola, piknik, atau sekadar rebahan. Begitu malam tiba, bentangkan selimut dan nikmati “pertunjukan langit”—ratusan bintang yang berpendar indah tanpa gangguan lampu kota.

Jika ingin sedikit tantangan, lakukan pendakian ringan menuju menara api Doğansivri. Dari sana, pada hari cerah, Anda bisa melihat Danau Sapanca hingga Laut Hitam dari kejauhan. Bonus seru: setelah turun gunung, Anda bisa berenang segar di Danau Sapanca.

4. Dataran Tinggi Sultanpınar, Bolu – Keheningan Desa di Pegunungan

Kelebihan: Gratis, ada penduduk lokal ramah, cocok untuk trekking santai.

Berbeda dari lokasi lain, Sultanpınar Yaylası dihuni desa kecil yang hangat dan ramah. Jangan heran jika Anda ditawari teh atau bahkan dipersilakan bermalam di rumah warga. Suasana pedesaan yang bersahaja ini memberi warna berbeda pada pengalaman camping Anda.

Tak ada area perkemahan resmi—Anda bebas memilih spot sendiri. Dari sini, jalur trekking membentang menuju dataran tinggi lain, melewati hutan campuran dan sungai kecil. Benar-benar pengalaman “back to nature” yang otentik.

5. Gunung Uludağ, Bursa – Untuk Para Camper Berpengalaman

Kelebihan: Gratis, senyap, bebas nyamuk.

Inilah mahkotanya Marmara: Gunung Uludağ, menjulang di ketinggian 2.543 meter. Lokasi ini bukan untuk pemula. Anginnya kencang, suhunya dingin, dan medannya menantang. Namun, bagi camper berpengalaman, inilah surga.

Ada tiga danau indah di dekat puncak—Kilimli Göl, Karagöl, dan Aynalı Göl. Setibanya di sana, Anda akan merasakan keheningan total. Tidak ada suara burung, tidak ada dengung nyamuk—hanya Anda, pegunungan, dan langit luas.

Malam di Uludağ mungkin dingin, tapi keindahan fajar dari balik punggung bukit akan membayar semua lelah Anda.

Catatan Perjalanan

Gunakan mobil dengan ground clearance tinggi, karena beberapa jalan cukup menantang.

Usahakan tiba sebelum gelap agar tidak tersesat.

Jangan tinggalkan sampah—jaga kelestarian alam seperti Anda menemukannya.

Camping di sekitar Istanbul bukan hanya soal mendirikan tenda, melainkan juga tentang menemukan kembali keheningan, kesederhanaan, dan hubungan manusia dengan alam.

Anda yang ingin menikmati Turki di luar destinasi yang umum, tentu ulasan tadi bisa menjadi inspirasi Anda yang ingin menikmati Turki dengan cara yang berbeda.


(ACF)
TAGs: Turki