Malaysia Kirim 40.000 Al-Quran Terjemahan ke AS, Pantai Gading, dan Ghana
Oase.id - Malaysia mengirimkan 40.000 eksemplar Al-Qur’an terjemahan ke Washington di Amerika Serikat, Pantai Gading, dan Ghana pada Jumat. Pengiriman ini disebut sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan negara tersebut dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dan pemahaman Al-Qur’an di tingkat global.
Menteri Agama Malaysia Zulkifli Hassan mengatakan distribusi dilakukan melalui Kompleks Nasyrul Quran bekerja sama dengan Yayasan Restu dan para donatur wakaf.
Menurut Zulkifli, program ini merupakan bagian dari proyek Solidaritas Wakaf Satu Juta Al-Qur’an yang terinspirasi oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Program tersebut bertujuan menyalurkan Al-Qur’an terjemahan dalam berbagai bahasa ke sejumlah negara.
“Pengiriman Al-Qur’an ini bukan sekadar kegiatan logistik, tetapi juga misi dakwah dan kemanusiaan. Ini mencerminkan peran Malaysia sebagai mitra strategis dalam memperkuat pemahaman Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam,” ujar Zulkifli saat pelepasan dua kontainer Al-Qur’an di Putrajaya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Malaysia telah mendistribusikan Al-Qur’an terjemahan dalam berbagai bahasa ke lebih dari 40 negara.
Sementara itu, Ketua Eksekutif Yayasan Restu Abdul Latiff Mirasa mengatakan pengiriman tersebut menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung target Malaysia menjadi pusat internasional percetakan, penerjemahan, dan distribusi Al-Qur’an.
Menurut dia, tambahan pengiriman terbaru membuat total distribusi Al-Qur’an melalui berbagai lembaga dan organisasi mencapai 553.966 eksemplar.
Dari total 40.000 mushaf yang dikirim, sebanyak 20.000 eksemplar dialokasikan untuk Amerika Serikat dengan terjemahan bahasa Inggris, Spanyol, edisi Eropa, dan Spanyol Amerika Latin. Sementara 20.000 eksemplar lainnya berbahasa Prancis dan Inggris dikirim untuk distribusi di Pantai Gading dan Ghana.(bernama)
(ACF)