Adakah Hari Terlarang untuk Berpuasa dalam Islam?

N Zaid - Puasa 25/03/2026
Adakah Hari Terlarang untuk Berpuasa dalam Islam?. Foto: Pixabay
Adakah Hari Terlarang untuk Berpuasa dalam Islam?. Foto: Pixabay

Oase.id - Puasa merupakan salah satu ibadah utama dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Namun, di tengah masyarakat masih muncul pertanyaan: adakah hari-hari tertentu yang dilarang untuk berpuasa? Jawabannya, ya—Islam secara tegas menetapkan beberapa waktu di mana umat Muslim tidak diperbolehkan berpuasa.

Larangan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk keseimbangan antara ibadah dan kebutuhan jasmani, serta untuk menegaskan makna hari-hari tertentu dalam syariat.

Hari Raya: Haram Berpuasa

Para ulama sepakat bahwa berpuasa pada hari raya adalah haram. Hal ini mencakup:

  • Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal)
  • Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah)

Dalilnya diriwayatkan dari sahabat Abu Sa'id al-Khudri, ia berkata:

“Rasulullah melarang berpuasa pada dua hari: hari Idul Fitri dan hari Idul Adha.”
(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Hari raya dalam Islam adalah waktu untuk makan, minum, dan bergembira sebagai bentuk syukur kepada Allah.

Hari Tasyrik: Dilarang Berpuasa

Selain hari raya, terdapat pula larangan berpuasa pada hari-hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Dalam hadis dari Nubaishah al-Hudzali, Rasulullah bersabda:

“Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah.” (HR. Sahih Muslim)

Namun, sebagian ulama memberikan pengecualian bagi jamaah haji yang tidak mendapatkan hewan kurban (hadyu), sebagaimana dijelaskan dalam riwayat lain.

Puasa Hari Jumat Secara Khusus

Islam juga melarang mengkhususkan puasa hanya pada hari Jumat tanpa disertai hari sebelumnya atau sesudahnya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

“Janganlah salah seorang di antara kalian berpuasa pada hari Jumat kecuali ia berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya.” (HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Hal ini karena Jumat merupakan hari raya mingguan bagi umat Islam.

Hari Syak (Meragukan)

Hari syak adalah hari ke-30 bulan Sya’ban ketika belum jelas apakah sudah masuk Ramadan atau belum. Mayoritas ulama melarang berpuasa pada hari ini.

Dari Ammar bin Yasir, ia berkata:

“Barang siapa berpuasa pada hari yang diragukan, maka ia telah bermaksiat kepada Abu al-Qasim (Rasulullah).” (HR. Sunan Abu Dawud dan Sunan Tirmidzi)

Hari-hari yang diharamkan berpuasa antara lain Idul Fitri, Idul Adha, serta hari tasyrik. Sementara itu, puasa pada hari Jumat secara khusus dan hari syak juga dilarang dalam kondisi tertentu.

Dengan memahami aturan ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa sesuai tuntunan syariat, sehingga ibadah menjadi lebih sempurna dan bernilai di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.


(ACF)
TAGs: Puasa