Penelitian Benarkan Hadits Nabi Muhammad Tentang Tidur Siang Dapat Mengurangi Stres

N Zaid - Menuntut Ilmu 08/10/2023
Foto: Pixabay
Foto: Pixabay

Oase.id - Sunnah Islam yang dipadukan dengan beberapa penelitian memenangkan validasi ilmiah bahwa tidur siang dapat mengurangi stres dan penyakit jantung.

Dalam dunia dan penelitian modern saat ini, penemuan ilmu pengetahuan dan ajaran Islam serta Sunnah saling selaras satu sama lain.

Di antara amalan tersebut adalah tidur siang yang disebut Qailulah, yang merupakan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Sunan Ibnu Maja 1102.

Dari hadits Anas RA secara marfu' bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Istirahat sianglah (qailulah), sesungguhnya setan-setan tidak melakukan qailulah." (HR Abu Nu'aim)

Penelitian ilmiah modern kini menegaskan kearifan praktik ini yang diajarkan kepada umat Islam 1400 tahun yang lalu.

Sebuah penelitian di Spanyol menemukan bahwa tidur siang selama 30 menit atau kurang dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah sebesar 21% dibandingkan dengan tidur siang yang lebih lama. Temuan ini menggarisbawahi manfaat kesehatan dari memasukkan tidur siang singkat ke dalam rutinitas harian kita.

Selain itu, penelitian lain yang berfokus pada efek tidur siang singkat terhadap kinerja kognitif menemukan bahwa tidur siang singkat dapat meningkatkan kinerja kognitif dan kesehatan otak secara signifikan.

Dengan menjadi pusat perhatian Studi Kembar Denmark, yang mengatakan bahwa cara kita hidup memiliki dampak yang lebih besar pada umur kita dibandingkan dengan dampak gen. Dengan kata sederhana, kita mempunyai kendali lebih besar atas umur kita daripada yang dapat kita bayangkan.

Pada tahun 2003, penjelajah penasaran lainnya dan penulis National Geographic bernama Dan Buttener memulai perjalanan yang luar biasa.

Didampingi oleh tim ahli di bidang antropologi, nutrisi, sejarah, dan genetika, mereka menyelidiki data populasi dan mengunjungi wilayah di mana individu diketahui hidup hingga berjumlah ratusan. Wilayah-wilayah ini, yang disebut “zona biru”, menyimpan wawasan yang sangat berharga.

Penemuan mereka sungguh mencengangkan. Mereka menemukan dan mencatat faktor-faktor gaya hidup yang umum di antara individu-individu yang berumur panjang. Faktor penting dalam formula umur panjang ini adalah penggabungan aktivitas yang mengurangi stres sehingga menghasilkan kesehatan yang baik.

Di antara praktik-praktik tersebut, tidur siang menonjol sebagai ritual sehari-hari dalam kehidupan masyarakat Icaria di Yunani, yang dianggap sebagai salah satu zona biru yang ditandai oleh para ahli.

Konvergensi temuan-temuan ilmiah ini dengan Sunnah-Sunnah kuno berfungsi sebagai pengingat yang kuat akan pentingnya praktik-praktik Islam yang telah diabaikan di zaman modern.

Hal ini mendorong kita untuk merenungkan pentingnya Sunnah Islam yang tak lekang oleh waktu dan mempertimbangkan untuk menerapkannya dalam kehidupan kita, karena Sunnah tersebut menawarkan wawasan yang sangat berharga bagi kesejahteraan kita secara keseluruhan.(theislamicinformation)


(ACF)