Doa Menyambut Datangnya Bulan Ramadan

Sobih AW Adnan - Ramadan 2020 17/04/2020
Photo by billustrations from Freepik
Photo by billustrations from Freepik

Oase.id- Tak terasa, Syakban hendak usai, Ramadan pun datang. Umat Islam sangat dianjurkan menyambut kedatangan bulan suci berlipat pahala dan kemuliaan itu dengan perasaan penuh gembira, sekalipun masih dalam keadaan penuh prihatin di tengah ancaman pandemi korona (Covid-19).

Perasaan gembira itu, lantaran Ramadan mengandung banyak keistimewaan. Sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad Saw;

"Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan kepada kalian puasa di bulan ini. Di bulan ini pula, akan dibukakan pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan. (HR. Ahmad dan Nasai)

Baca: Belum Sempat Qada Puasa hingga Datang Ramadan Berikutnya, Apa yang Harus Dilakukan?

 

Salah satu bukti kegembiraan adalah menyambut datangnya Ramadan dengan memperbanyak zikir dan doa. Berikut adalah doa yang dianjurkan dibaca jelang bulan suci tiba;


اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِيْ إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـيْ رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِيْ مُتَقَبَّلاً

 

Allahumma sallimni ila ramadhana wa sallim li ramadhana wa tasallamhu minni minni mustaqbala

"Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadan dan antarkanlah Ramadan kepadaku. Terimalah pula amal-amalku di bulan Ramadan."

Baca: Cerita Benang Hitam dan Putih Sebelum Ramadan

 

Doa ini, diajarkan Nabi Muhammad Saw sebagaimana dalam hadis yang diceritakan dari Ubadah bin Al-Shamit;

"Rasulullah Saw mengajari kami beberapa kalimat apabila telah datang bulan Ramadan, Allahumma sallimni ila ramadhana wa sallim li ramadhana wa tasallamhu minni minni mustaqbala." (HR. At-Thabrani dan Al-Dailami)

 

Sumber: Disarikan dari hadis riwayat Imam Ahmad, Nasai, At-Thabarani, dan Al-Dailami. Serta keterangan dalam Lathaif Al-Ma’arif fi Ma li Mawasim Al-Ami min Al-Wadhaif karya Zainuddin Abdurrahman bin Ahmad bin Abdurrahman bin Al-Hasan atau Abu Rajab Al-Hanbali.


(SBH)
TAGs: Ramadan 2020