Aljazair Wakafkan 25.000 Mushaf Al-Quran untuk Masjid Agung Paris, Perkuat Dakwah bagi Muslim di Prancis

N Zaid - Dakwah 14/07/2026
Foto: Iqna
Foto: Iqna

Oase.id - Pemerintah Aljazair kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung syiar Islam di Eropa. Melalui Kementerian Kebudayaan dan Seni, negara Afrika Utara tersebut menyerahkan sebanyak 25.000 mushaf Al-Qur'an kepada Masjid Agung Paris sebagai bentuk dukungan bagi kebutuhan umat Islam, khususnya komunitas Muslim Aljazair yang bermukim di Prancis.

Menteri Kebudayaan dan Seni Aljazair, Malika Bendouda, mengumumkan penyerahan ribuan mushaf tersebut melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di akun resminya pada Jumat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Aljazair untuk memastikan umat Islam di luar negeri tetap memiliki akses terhadap Al-Qur'an yang berkualitas.

Menurut Bendouda, bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim di Prancis, terutama diaspora Aljazair yang jumlahnya cukup besar. Ia juga mengungkapkan bahwa program serupa telah disiapkan untuk menjangkau komunitas Aljazair di sejumlah negara Barat lainnya.

"Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga Aljazair dan komunitas Muslim yang tinggal di Prancis. Program serupa juga akan diperluas bagi masyarakat Aljazair di negara-negara Barat lainnya," ujarnya.

Bendouda menyampaikan apresiasi kepada Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune, yang secara konsisten mendorong pencetakan Al-Qur'an setiap tahun sebagai bagian dari pelayanan terhadap umat Islam.

Ia juga memberikan penghargaan kepada National Institute of Printing Arts (ENAG) yang dipercaya mencetak mushaf tersebut. Menurutnya, lembaga itu telah memiliki pengalaman panjang dalam menghasilkan Al-Qur'an dengan kualitas cetak yang tinggi, khususnya menggunakan qira'at Warsh, salah satu riwayat bacaan Al-Qur'an yang banyak digunakan di kawasan Afrika Utara.

Bendouda memuji dedikasi para tenaga ahli dan pekerja di ENAG yang selama bertahun-tahun terus menyempurnakan kualitas pencetakan mushaf Al-Qur'an. Selain mencetak berbagai publikasi nasional, institusi tersebut dinilai berhasil menghadirkan mushaf dengan tampilan yang indah serta mutu yang mampu bersaing di tingkat internasional.

"Sudah sepantasnya kita bangga kepada para ahli dan tenaga profesional di National Institute of Printing Arts yang selama bertahun-tahun mengembangkan kualitas pencetakan Al-Qur'an, khususnya mushaf dengan riwayat Warsh dan gaya khas Mushaf Aljazair," kata Bendouda.

Ia menegaskan bahwa lembaga percetakan tersebut akan terus berkomitmen memenuhi kebutuhan pencetakan Al-Qur'an dengan standar terbaik, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun bagi umat Islam di berbagai negara.

Penyaluran puluhan ribu mushaf ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian Pemerintah Aljazair terhadap dakwah Islam di Eropa. Di tengah berkembangnya komunitas Muslim di Prancis, ketersediaan Al-Qur'an diharapkan dapat memperkuat pendidikan agama, memperdalam pemahaman Islam, serta menjaga hubungan spiritual umat dengan kalam Allah subhanahu wa ta'ala.(iqn)


(ACF)
TAGs: Dakwah