Taiwan Ramah Muslim: Destinasi Favorit dengan Kuliner Halal dan Fasilitas Ibadah yang Terus Bertambah

N Zaid - Halal Tourism 13/01/2026
Taiwan Ramah Muslim: Destinasi Favorit dengan Kuliner Halal dan Fasilitas Ibadah yang Terus Bertambah
Taiwan Ramah Muslim: Destinasi Favorit dengan Kuliner Halal dan Fasilitas Ibadah yang Terus Bertambah

Oase.id - Taiwan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi ramah Muslim terbaik di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, negara ini berulang kali masuk peringkat teratas destinasi non-OIC (Organisation of Islamic Cooperation) dalam Global Muslim Travel Index yang disusun CrescentRating dan Mastercard. Jumlah restoran bersertifikat halal, hotel ramah Muslim, objek wisata, hingga fasilitas kesehatan yang memperhatikan kebutuhan Muslim pun terus meningkat.

Bagi Muslim yang tinggal maupun berkunjung ke Taiwan, urusan makan dan aktivitas sehari-hari kini jauh lebih mudah. Tak hanya itu, produk-produk asal Taiwan dengan sertifikasi “perfect halal” juga mulai menembus pasar negara-negara Islam, menunjukkan bahwa Taiwan tak sekadar ramah bagi Muslim, tetapi juga serius menjaga kualitas dan kehalalan produknya.

Suasana ramah ini terlihat jelas pada perayaan Idulfitri yang digelar Pemerintah Kota Taipei di Taman Da’an, pertengahan April lalu, tepat pada Minggu pertama setelah Lebaran. Sejak pagi, warga Muslim berdatangan mengenakan busana terbaik mereka. Antrean panjang tampak di stan-stan makanan halal, sementara penjual kerajinan tangan khas juga ramai diserbu pengunjung. Banyak keluarga menggelar piknik di atas rumput, bercengkerama sambil menikmati suasana, diiringi pertunjukan musik dan tarian yang meriah.

Menariknya, jaringan minimarket FamilyMart turut membuka truk penjualan khusus yang menyediakan roti, minuman, dan camilan bersertifikat halal. Salah satu menu andalan, tom yum oden bercita rasa Asia Tenggara, bahkan ludes terjual hanya dalam waktu 10 menit.

Idulfitri sendiri merupakan salah satu hari raya terpenting bagi umat Islam, setara dengan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa. Tahun 2025 menandai tahun kesepuluh Pemerintah Kota Taipei menggelar perayaan Idulfitri secara resmi. Tak hanya di Taipei, sejumlah daerah lain seperti Keelung, Taichung, Tainan, Kaohsiung, dan Hualien juga rutin mengadakan perayaan serupa. Hal ini menjadi bukti nyata kebebasan beragama dan sikap inklusif yang dijunjung tinggi di Taiwan.

Dalam Global Muslim Travel Index 2023, Taiwan menempati peringkat ketiga destinasi wisata non-OIC terbaik, sementara Taipei meraih penghargaan sebagai “Most Promising Muslim-Friendly City Destination of the Year”.

Saat ini, jumlah Muslim di Taiwan diperkirakan mencapai sekitar 300 ribu orang. Angka ini meningkat signifikan sejak dibukanya pintu bagi pekerja migran pada 1990-an, serta bertambahnya mahasiswa internasional dan imigran jangka panjang. Dari sekitar 6 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Taiwan pada 2023, sekitar 20 persennya merupakan wisatawan Muslim.

Ichwan Joesoef, Direktur Departemen Pariwisata dan Transportasi Indonesian Economic and Trade Office to Taipei, menilai Taiwan sebagai masyarakat plural yang sangat terbuka. Pemerintah, kata dia, aktif mendukung terciptanya lingkungan ramah Muslim, mulai dari penyediaan ruang salat di tempat umum hingga toilet dengan semprotan air. “Ini bukan hal yang umum di banyak negara, tapi Taiwan sangat proaktif,” ujarnya.

Komitmen ini juga tercermin dalam sistem sertifikasi halal Taiwan yang telah berkembang sejak 1990-an. Sertifikasi halal di Taiwan dikenal ketat dan mengusung konsep “perfect halal”, yang mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi, guna mencegah kontaminasi silang. Sistem inilah yang membuat sertifikasi halal Taiwan dipercaya secara internasional.

Tak heran jika berbagai produk halal buatan Taiwan—mulai dari mi instan, minuman, camilan, hingga makanan beku—kini dipasarkan ke negara-negara Muslim di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Taiwan pun diproyeksikan menjadi salah satu simpul penting dalam jaringan logistik halal global.

Dengan keamanan publik yang baik, kebebasan beragama, serta fasilitas ramah Muslim yang terus berkembang, Taiwan kian nyaman dikunjungi. Ke depan, Taiwan berkomitmen melanjutkan keramahan ini, agar wisatawan Muslim dari berbagai penjuru dunia dapat menikmati keberagaman, toleransi, dan kemudahan hidup di negeri tersebut.(taiwan-panorama)


(ACF)