6 Cara Qatar Mengenalkan Islam Kepada Fans Sepak Bola

N Zaid - Fakta Unik Piala Dunia 2022 29/11/2022
Hadits di venue Piala Dunia 2022. Foto: islamic Information
Hadits di venue Piala Dunia 2022. Foto: islamic Information

Oase.id - Fenomena Islamofobia membuat dunia memandang Muslim dengan lensa negatif. Islam selalu disalahtafsirkan. Qatar telah mengambil kesempatan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia dan menunjukkan kepada Dunia apa itu Islam dan betapa indahnya ajaran Islam.

Lebih dari 1 juta orang melakukan perjalanan ke Qatar dari seluruh dunia untuk menonton piala dunia. Untuk pertama kalinya banyak dari mereka akan mengenal Islam.

Upaya Qatar untuk menyertakan syiar Islam mulai terlihat dari upacara pembukaan Piala Dunia FIFA Qatar 2022 diadakan di Stadion Al Bayt di Al Khor, Qatar. Dalam momen itu, bintang film Afrika-Amerika Morgan Freeman dilibatkan untuk menjembatani 'dakwah' Islam kepada dunia.

Selain itu, Qatar memang tidak melewatkan ajang ini begitu saja, dan semata-mata mengurusi soal-soal dunianya, namun kesempatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, dimanfaatkan untuk menyebarkan syiar Islam di berbagai sudut. 

Bagaimana Qatar mempromosikan Islam? Berikut enam cara Negara Kaya di Tiur Tengah itu menyambut fans sepak bola tidak hanya dengan fasilitasnya yang wah, namun juga dengan dakwah:

1. Hadits Nabi Salallahu Alaihi Wasallam di setiap sudutnya mempromosikan keindahan Islam.
2. Di kamar hotel, ada barcode yang memperkenalkan ajaran Islam, Hadits, dan definisi sederhana tentang iman kita.
3. Mereka mengganti muadzin masjid dan membawa yang bersuara merdu. Mikrofon dipasang di stadion untuk Adzan.
4. Qatar Guest Center menyiapkan tim yang terdiri dari 2.000 orang untuk menyerukan Islam, di mana akan mengalokasikan 10 mobil keliling dan 10 tenda khusus.
5. Pameran Islami oleh Kementerian Awqaf dalam berbagai bahasa untuk pengunjung.
6. Tersedianya tempat sholat dan tempat wudhu di stadion untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia.

Penceramah internasional, Dr Zakir Naik juga ada di Qatar. Banyak sarjana lain juga telah diundang untuk memperluas dakwah Islam di Qatar saat Piala Dunia. 

Apa yang dilakukan Qatar hanyalah menunjukkan keindahan Islam, karena dakwah bukanlah ajang pemaksaan. 

"Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sungguh telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus…" (QS. al-Baqarah: 256)

Dakwah hanya untuk menyeru manusia pada perintah Allah. Allah telah menciptakan manusia untuk satu-satunya tujuan yaitu menyembahNya, dan Allah telah memberi aturan perilaku tentang bagaimana manusia seharusnya berprilaku di Bumi untuk dipilih untuk kebahagiaan abadi Jannah. Di atas semua itu, hidayah adalah Milik Allah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. [Al Qashash/28 : 56]

Seperti juga firman Allah ta a'ala terkait paman Nabi shallallahu alaihi wasallam yang tidak juga menerima Islam hingga akhir hayatnya, meski ia begitu dekat dengan Nabi shallallahu alaihi wasallam:

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi hidayah kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki”. [Al Qashash/28 : 56].


(ACF)