Haji 2026: Pemegang Visa Umrah Harus Meninggalkan Arab Saudi Sebelum 18 April

N Zaid - Umrah 24/03/2026
Kakbah. Foto: Ist
Kakbah. Foto: Ist

Oase.id - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menetapkan 18 April 2026 atau 1 Dzulqa’dah 1447 Hijriah sebagai batas akhir kepulangan seluruh jemaah pemegang visa umrah dari wilayah Kerajaan.

Penetapan ini menandai berakhirnya musim umrah, seiring peralihan fokus pemerintah Arab Saudi ke persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026. Kementerian menegaskan, tenggat tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai masa transisi dari musim umrah ke musim haji.

Seluruh jemaah diminta meninggalkan Arab Saudi sebelum batas waktu tersebut. Jika melewati tenggat, jemaah akan dianggap melanggar ketentuan visa.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan jadwal keberangkatan haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana meski situasi geopolitik global tengah memanas.

“Sampai saat ini masih sesuai dengan jadwal. Mudah-mudahan hingga pemberangkatan pada 22 April nanti tidak ada perubahan,” ujar Irfan usai menghadiri acara bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Surabaya, Selasa.

Ia menyebut, hingga kini tidak ada kendala dalam persiapan maupun jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia. Seluruh layanan, mulai dari akomodasi hingga transportasi, disebut telah disiapkan dengan baik, termasuk dari sisi pendanaan.

Menurutnya, penerbangan langsung ke Arab Saudi juga masih berjalan normal dan belum terdampak situasi global.

“Kami melihat tidak ada penghentian penerbangan. Masih ada direct flight ke Arab Saudi. Mudah-mudahan tetap aman,” katanya.

Pemerintah Indonesia, lanjut Irfan, terus menjalin komunikasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memantau perkembangan terbaru.

“Kami selalu berkomunikasi dengan Kementerian Haji Saudi, dan sampai hari ini mereka menyatakan tidak ada perubahan jadwal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kuota jemaah lanjut usia tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni sebesar lima persen dari total kuota haji.

Di sisi lain, penyelenggaraan umrah disebut tetap berjalan aman dengan pengawasan ketat, terutama terkait kepastian kepulangan jemaah. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan para penyelenggara untuk memastikan seluruh jemaah berangkat dan kembali dengan aman.

Pemerintah berharap situasi tetap kondusif sehingga seluruh rangkaian ibadah haji 2026 dapat berlangsung lancar.(TII)


(ACF)
TAGs: Umrah