India Tolak Pendaratan Darurat Saudi Airlines Karena Pasien Muslim Kritis

N Zaid - Negara Muslim Diskriminasi Islam 22/02/2024
Foto: Ist.
Foto: Ist.

Oase.id - Sebuah penerbangan Saudi Airlines dari Dhaka, Bangladesh mengalami situasi kritis pada hari Selasa (20/2). Pasalnya, kesehatan salah satu penumpang memburuk selama penerbangan, menyebabkan pendaratan darurat di Karachi.

Penerbangan SV 805 tujuan Riyadh, yang lepas landas dari ibu kota Dhaka pada pukul 3:57 pagi, melewati wilayah udara India ketika penumpang Bangladesh berusia 44 tahun, Abu Tahir, jatuh sakit parah karena tekanan darah tinggi dan muntah-muntah terus-menerus, menurut sumber maskapai.

Menanggapi memburuknya penumpang dan kesehatan, pilot memutuskan untuk mengalihkan pesawat menuju Mumbai dan meminta izin dari Pengawas Lalu Lintas Udara (ATC) Mumbai untuk melakukan pendaratan darurat.

Namun, sebelum Pengawas Lalu Lintas Udara Mumbai memberikan izin, pesawat sudah mulai mendarat. Meskipun situasinya mendesak, ATC Mumbai menolak mengizinkan penumpang Muslim Bangladesh itu mendarat, dengan alasan kewarganegaraannya.

Karena penumpang asal Bangladesh ditolak masuk ke wilayah India, Maskapai Saudi terpaksa mencari lokasi pendaratan alternatif.

Alhasil, pilot mengarahkan pesawat menuju Karachi dan berhasil mendarat di Bandara Internasional Jinnah pada pukul 07.28. Ketika para dokter bergegas merawat penumpang yang sakit, Otoritas Penerbangan dan tim medis CAA merespons dengan cepat ketika dihubungi dan memberikan tindakan pertolongan pertama.

Penumpang asal Bengali tersebut diperiksa oleh petugas medis di lokasi yang memberikan perawatan yang diperlukan. Kemudian, setelah evaluasi medis dan bantuan menyeluruh, penerbangan dilanjutkan dari Karachi menuju Riyadh.

Penolakan Mumbai untuk merawat pasien Bangladesh mendapat kecaman luas karena banyak orang menyatakan bahwa tindakan ini sama sekali bukan tindakan kemanusiaan.


(ACF)