Doa Mohon Perlindungan dari Kejahatan Jin dan Manusia: Amalan Harian yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Oase.id - Dalam kehidupan sehari-hari, seorang Muslim tidak hanya menghadapi berbagai ujian yang tampak oleh mata, tetapi juga ancaman yang tidak kasatmata. Islam mengajarkan bahwa gangguan dapat datang dari manusia maupun dari jin yang membisikkan keburukan. Karena itu, Allah SWT dan Rasulullah SAW mengajarkan berbagai doa sebagai benteng perlindungan bagi setiap mukmin.
Al-Qur'an menegaskan bahwa setan dari golongan jin dan manusia sama-sama berupaya menyesatkan manusia. Oleh sebab itu, seorang Muslim dianjurkan untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Doa Memohon Perlindungan dari Jin dan Manusia
Salah satu doa yang paling masyhur adalah dua surah penutup Al-Qur'an, yaitu Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas. Rasulullah SAW membiasakan membaca kedua surah ini sebagai perlindungan dari berbagai keburukan.
Surah Al-Falaq
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Qul a'ūdzu birabbil-falaq. Min syarri mā khalaq. Wa min syarri ghāsiqin idzā waqab. Wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad. Wa min syarri ḥāsidin idzā ḥasad.
Artinya:
"Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki."
Surah An-Nas
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Qul a'ūdzu birabbin-nās. Malikin-nās. Ilāhin-nās. Min syarril-waswāsil-khannās. Alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās. Minal-jinnati wan-nās.
Artinya:
"Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia."
Doa Perlindungan yang Diajarkan Rasulullah SAW
Selain membaca Al-Mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas), Rasulullah SAW juga mengajarkan doa berikut:
A'ūdzu bikalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.
Artinya:
"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan semua makhluk yang Dia ciptakan."
Doa ini diriwayatkan dalam hadis sahih dan dianjurkan dibaca ketika singgah di suatu tempat maupun sebagai bagian dari dzikir harian.
Doa lainnya adalah:
Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma'asmihi syai'un fil-arḍi wa lā fis-samā'i wa huwas-samī'ul-'alīm.
Artinya:
"Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakan di bumi maupun di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Rasulullah SAW menganjurkan doa ini dibaca tiga kali pada pagi dan petang sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Kapan Sebaiknya Doa Ini Dibaca?
Agar perlindungan Allah senantiasa menyertai, doa-doa tersebut dapat diamalkan pada waktu-waktu berikut:
Setelah shalat fardu.
Saat dzikir pagi dan petang.
Sebelum tidur.
Ketika memasuki tempat yang baru atau asing.
Saat merasa takut, gelisah, atau khawatir terhadap gangguan.
Perlindungan Terbaik Berasal dari Allah SWT
Islam mengajarkan bahwa tidak ada makhluk yang mampu memberi manfaat atau mudarat kecuali dengan izin Allah SWT. Karena itu, selain membaca doa, seorang Muslim juga dianjurkan menjaga shalat, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, serta menjauhi perbuatan maksiat yang dapat melemahkan benteng keimanan.
Dengan membiasakan doa-doa perlindungan yang diajarkan Rasulullah SAW, seorang Muslim berharap memperoleh penjagaan dari segala bentuk kejahatan, baik yang datang dari manusia maupun dari golongan jin. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita, keluarga, dan seluruh kaum Muslimin dari segala keburukan, lahir maupun batin. Aamiin.
(ACF)