Penerbitan Visa Umrah Akan Ditutup pada 19 Maret Sebelum Haji 2026
Oase.id - Pemerintah Arab Saudi menetapkan tenggat akhir administrasi bagi jemaah Umrah menjelang penyelenggaraan ibadah Haji 2026. Otoritas setempat menegaskan, seluruh proses kedatangan dan kepulangan jemaah Umrah harus mengikuti jadwal yang telah ditentukan tanpa pengecualian.
Batas terakhir penerbitan visa Umrah ditetapkan pada Kamis, 19 Maret 2026, yang diperkirakan bertepatan dengan 29 atau 30 Ramadan 1447 Hijriah. Setelah tanggal tersebut, tidak ada lagi visa Umrah yang dikeluarkan hingga musim berikutnya.
Seluruh jemaah Umrah diwajibkan memasuki wilayah Arab Saudi paling lambat Kamis, 2 April 2026, atau 15 Syawal 1447 H. Sementara itu, batas akhir kepulangan ditetapkan pada Sabtu, 18 April 2026, bertepatan dengan 1 Zulkaidah 1447 H.
Otoritas Saudi menegaskan tidak akan memberikan perpanjangan masa tinggal melewati 18 April 2026. Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan Kota Makkah sepenuhnya steril dari jemaah Umrah guna mendukung persiapan akhir, baik secara logistik maupun spiritual, menjelang pelaksanaan ibadah Haji.
Aturan tersebut berlaku bagi seluruh jemaah tanpa terkecuali, termasuk pemegang visa Umrah dengan masa berlaku standar 90 hari. Penutupan musiman menjelang Haji secara otomatis mengesampingkan ketentuan masa berlaku visa individu.
Adapun musim Umrah untuk tahun Hijriah 1448 diproyeksikan akan dibuka kembali pada pertengahan Juni 2026, setelah seluruh rangkaian ibadah Haji selesai dilaksanakan.
Calon jemaah Umrah diimbau untuk mengajukan permohonan visa jauh sebelum batas akhir 19 Maret 2026 serta merencanakan jadwal perjalanan sesuai ketentuan kedatangan dan kepulangan yang telah ditetapkan guna menghindari kendala administratif.(TII)
(ACF)