Kisah Nabi Ilyas yang Diabadikan dalam Al-Quran

Octri Amelia Suryani - Nabi Ilyas Kisah Nabi dan Rasul 13/12/2022
Gurun Tandus (Foto: Joe dari Pixabay)
Gurun Tandus (Foto: Joe dari Pixabay)

Oase - Nabi Ilyas adalah anak dari Yasin bin Fanhash bin Alizar bin Harun. Beliau masih keturunan Nabi Ibrahim AS dengan nama lengkap Ilyas bin Finhash bin Azar bin Harun bin Imran bin Qahits bin Aziz bin Laway bin Ya’kub bin Ishaq bin Ibrahim.

Sebagai salah satu nabi yang kisahnya tertulis dalam Al-Quran, Nabi Ilyas sangat patut untuk diteladani. Sebab diutusnya Nabi Ilyas oleh Allah Swt untuk mengingatkan para kaum Bani Israil yang membangkang dan tidak mau menyembah Allah Swt.

Nama Nabi Ilyas telah disebut dalam beberapa ayat Al-Quran, di antaranya:

1. Surah Al-An`am ayat 85

وَزَكَرِيَّا وَيَحْيَىٰ وَعِيسَىٰ وَإِلْيَاسَ ۖ كُلٌّ مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Latin: Wa zakariyyā wa yaḥyā wa 'īsā wa ilyās, kullum minaṣ-ṣāliḥīn

Artinya: Dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh.

2. Surah As-Saffat Ayat 123

وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

Latin: Wa inna ilyāsa laminal-mursalīn

Artinya: Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.

Dalam tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa Nabi Ilyas terpaksa untuk selalu berpindah tempat. Namun, ini tidak membuat semangatnya untuk tetap berdakwah sirna. Lalu menurut beberapa literatur, setiap rumah yang disinggahi oleh Nabi Ilyas akan tercium bau makanan.

Oleh sebab itu, di kala kaum Nabi Ilyas membangkang tidak mau menyembah Allah Swt, maka di sanalah Allah memberi mereka musim gugur yang menimbulkan kekeringan, lahan menjadi tandus, dan hewan ternak banyak yang mati. Saat itu juga mereka berusaha mencari Nabi Ilyas.

Ketika berjumpa, mereka memohon kepada Nabi Ilyas untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi. Inilah waktunya Nabi Ilyas mengajak kembali kaumnya untuk menyembah Allah dan meninggalkan berhala.

Lalu, Nabi Ilyas memohon kepada Allah agar mengabulkan permohonannya. Seketika Allah menurunkan hujan dan mengembalikan lahan-lahan yang tandus, dan ternak kembali digembalakan.

Jadi, ayat di atas menjelaskan tentang kesalehan Nabi Ilyas. Beliau senantiasa menyebarkan dakwah kepada kaum Bani Israil.


(ACF)