Baca Alquran di HP Harus Wudhu Dulu? Begini Penjelasannya

N Zaid - Wudhu Alquran 08/03/2026
Baca Alquran di HP Harus Wudhu Dulu? Begini Penjelasannya
Baca Alquran di HP Harus Wudhu Dulu? Begini Penjelasannya

Oase.id - Di era digital saat ini, banyak umat Islam membaca Al-Qur’an melalui telepon genggam atau aplikasi Al-Qur’an digital. Hal ini memunculkan pertanyaan yang cukup sering diajukan: apakah boleh membaca Al-Qur’an di HP tanpa wudhu?

Guru Besar Ilmu Fikih, Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, MA Al-Hafidz, menjelaskan bahwa yang menjadi larangan dalam fikih sebenarnya bukan membaca Al-Qur’annya, melainkan menyentuh mushaf Al-Qur’an tanpa wudhu.

Mushaf Tidak Boleh Disentuh Tanpa Wudhu

Dalam salah satu ceramahnya, Prof. Ahmad Zahro menjelaskan bahwa mushaf memiliki kedudukan khusus dalam Islam sehingga harus dijaga adabnya.

“Mushaf adalah lembaran yang terdapat tulisan Al-Qur’an. Lembaran yang memuat ayat-ayat Al-Qur’an itulah yang disebut mushaf, dan mushaf tidak boleh disentuh oleh orang yang tidak memiliki wudhu,” jelasnya.

Menurut beliau, para ulama dari empat mazhab fikih memiliki kesepakatan mengenai hal ini.

“Saya sudah mengkaji empat mazhab, dan semuanya sepakat bahwa menyentuh mushaf Al-Qur’an harus dalam keadaan berwudhu. Jika tidak punya wudhu lalu menyentuh mushaf, hukumnya haram dan berdosa,” tegasnya.

Perbedaan Tafsir Ayat Al-Qur’an

Prof. Ahmad Zahro juga menjelaskan bahwa memang ada perbedaan penafsiran terhadap salah satu ayat Al-Qur’an yang sering dijadikan rujukan dalam masalah ini, yaitu ayat “laa yamassuhu illal muthahharun”.

Sebagian ulama menafsirkan ayat tersebut sebagai keterangan bahwa yang menyentuh Al-Qur’an adalah para malaikat di Lauhul Mahfuzh. Namun pembahasan itu termasuk kajian tafsir yang lebih mendalam.

Meski demikian, dalam praktik kehidupan sehari-hari, para ulama tetap menegaskan bahwa menyentuh mushaf Al-Qur’an harus dalam keadaan suci dari hadas atau memiliki wudhu.

Ulama Sangat Menjaga Adab terhadap Ilmu

Untuk menggambarkan betapa besarnya penghormatan para ulama terhadap ilmu agama, Prof. Ahmad Zahro mengutip teladan dari ulama besar hadis.

“Saya pernah sampaikan di sini, Imam Bukhari ketika hendak menyentuh catatan hadis yang beliau tulis sendiri, beliau berwudhu terlebih dahulu. Padahal itu hanya catatan berisi hadis Nabi,” ujarnya.

Beliau menambahkan, Imam Bukhari bahkan tidak berani menyentuh catatan tersebut tanpa wudhu. Hal ini menunjukkan bagaimana para ulama sangat menjaga adab terhadap ilmu agama.

Bagaimana dengan Al-Qur’an di HP?

Lalu bagaimana dengan membaca Al-Qur’an melalui telepon genggam?

Menurut Prof. Ahmad Zahro, HP tidak termasuk mushaf.

“HP bukan mushaf. Tulisan Al-Qur’an di dalam HP itu hanya tampilan layar,” jelasnya.

Karena itu, membaca Al-Qur’an melalui HP diperbolehkan meskipun tanpa wudhu.

Namun demikian, beliau mengingatkan bahwa membaca Al-Qur’an dalam keadaan berwudhu tetap memiliki keutamaan yang lebih besar.

Pahala Membaca Al-Qur’an

Dalam hadis Nabi ﷺ disebutkan bahwa setiap huruf Al-Qur’an memiliki pahala yang besar.

Nabi ﷺ bersabda bahwa setiap huruf Al-Qur’an bernilai sepuluh kebaikan. Dalam hadis tersebut tidak disebutkan syarat harus dalam keadaan berwudhu.

Prof. Ahmad Zahro kemudian mengutip pendapat Sayyidina Ali mengenai keutamaan membaca Al-Qur’an dalam keadaan suci.

“Sayyidina Ali mengatakan, jika seseorang membaca Al-Qur’an dalam keadaan berwudhu, pahalanya bisa mencapai dua puluh lima,” jelasnya.

Pendapat ini merupakan ijtihad atau fatwa dari Sayyidina Ali mengenai keutamaan tambahan bagi orang yang membaca Al-Qur’an dalam keadaan suci.

Lebih Afdal dalam Keadaan Wudhu

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa membaca Al-Qur’an melalui HP tanpa wudhu diperbolehkan. Namun membaca Al-Qur’an dalam keadaan berwudhu tetap lebih utama dan lebih mencerminkan adab terhadap kitab suci.

Karena itu, jika memungkinkan, umat Islam dianjurkan untuk tetap berwudhu ketika membaca Al-Qur’an, baik melalui mushaf maupun melalui perangkat digital.

Selain menjaga kesucian, hal itu juga menjadi bentuk penghormatan terhadap firman Allah subhanahu wa ta’ala.

 


(ACF)
TAGs: Wudhu Alquran