Apa Itu Istigfar, Keutamaannya dan Lafadz-Lafadznya yang Mudah Dibaca
Oase.id - Istigfar merupakan salah satu amalan penting dalam ajaran Islam yang dianjurkan untuk diamalkan setiap hari. Selain sebagai bentuk ibadah, istigfar juga menjadi sarana seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta memohon ampun atas dosa dan kesalahan.
Pengertian Istigfar
Secara bahasa, istigfar berasal dari kata Arab astaghfara yang berarti memohon ampun. Dalam praktiknya, istigfar adalah permohonan seorang hamba kepada Allah SWT agar diampuni dari segala dosa, baik yang disengaja maupun tidak.
Istigfar biasanya diucapkan dengan lafaz seperti “Astaghfirullah” yang berarti “aku memohon ampun kepada Allah.”
Amalan ini tidak hanya dilakukan oleh orang yang merasa banyak dosa, tetapi juga dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW yang tetap beristigfar setiap hari.
Keutamaan Istigfar
Istigfar memiliki banyak keutamaan dalam kehidupan seorang Muslim. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Menghapus dosa
Istigfar menjadi jalan utama untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT atas kesalahan yang telah dilakukan.
2. Mendatangkan ketenangan hati
Memperbanyak istigfar dapat memberikan ketenangan batin serta menghilangkan rasa gelisah.
3. Membuka jalan keluar dari kesulitan
Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang rutin beristigfar akan diberi jalan keluar dari setiap kesempitan.
4. Mendatangkan rezeki
Istigfar juga diyakini menjadi sebab datangnya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
5. Mendekatkan diri kepada Allah
Istigfar menunjukkan sikap rendah hati dan kesadaran bahwa manusia tidak lepas dari kesalahan.
Lafadz-Lafadz Istigfar yang Mudah Dibaca
Berikut beberapa bacaan istigfar yang umum diamalkan dan mudah dihafal:
1. Istigfar sederhana
Astaghfirullah
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”
2. Istigfar pendek
Astaghfirullah wa atubu ilaih
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah dan aku bertaubat kepada-Nya.”
3. Istigfar lengkap
Astaghfirullahal’adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
4. Sayyidul Istigfar (Istigfar terbaik)
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’uudzu bika min syarri maa shana’tu, abuu’u laka bini’matika ‘alayya wa abuu’u bidzanbii, faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”
Doa ini dikenal sebagai istigfar paling utama yang diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan memiliki keutamaan besar jika dibaca dengan penuh keyakinan.
(ACF)